
Kegiatan posyandu balita
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) adalah tindakan pencegahan utama DBD dengan memutuskan siklus hidup nyamuk Aedes aegypti. Langkah utamanya adalah 3M Plus, yang rutin dilakukan setiap minggu (terutama hari Jumat) untuk menguras tempat air, menutup wadah, dan mendaur ulang barang bekas agar lingkungan bersih dan bebas jentik.
Fogging (pengasapan) bertujuan utama membunuh nyamuk dewasa, terutama Aedes aegypti pembawa virus DBD, secara cepat untuk memutus rantai penularan. Tindakan ini efektif dalam situasi darurat atau Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk menurunkan populasi nyamuk secara signifikan, namun hanya efektif pada nyamuk terbang, bukan jentik/telur.
Posyandu balita berfungsi memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin melalui penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta lingkar kepala setiap bulan. Posyandu bertujuan mendeteksi dini gizi buruk/stunting, memberikan imunisasi dasar lengkap, serta penyuluhan gizi (ASI/MPASI) untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak
Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu) Lansia bermanfaat untuk mendeteksi dini penyakit kronis, memantau kesehatan fisik dan mental secara berkala, serta memberikan akses pengobatan yang mudah. Layanan ini juga meningkatkan kesejahteraan psikologis lansia melalui interaksi sosial dengan sesama warga.
Penyuluhan kesehatan adalah proses edukasi untuk mengubah perilaku individu, keluarga, dan masyarakat agar mampu memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan mereka.